05/08/10

Hanya Sebuah Masa Lalu


Airmata yang menetes, adakah kau mengerti ?
Tangisan yang tertahan, adakah kau tahu ?
Hari terasa begitu cepat, tanpa terasa setahun tlah berlalu
Saat itu hanya mampu melepasmu pergi,
Menyaksikan dari belakang punggungmu,
Perlahan-lahan namun pasti, bayanganmu kian menghilang
Hanya satu pintaku, jangan pernah datang kembali lagi
Lembaran kisah yang kelam itu ingin kututup selamanya
Jejakmu yang terpatri dalam nurani, ingin kuhapus selamanya
Bahkan dalam mimpi pun tak ingin kutemui bayanganmu
Mengapa hujan pun tak mampu menghapus kesedihan hati ini ?
Meski kupejamkan mata ini, tapi tetap saja kuterjaga dalam kepedihan
Selamat tinggal, cuma sebait kata yang kuharap bisa menenangkan hati
Bahwa masa-masa kelam yang pernah kulewati itu adalah hanyalah sebuah masa lalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar