24/03/10

~ Sisi dari Suatu Perjalanan Hidup ~

Arti suatu perjalanan hidup bagi seseorang

Terkadang baginya hidup ini bagaikan jalan panjang yang tak bertepi


Tanpa asa, berbatu dan berkerikil tajam


Ketika setiap langkah yang ditapaki hanya membuat luka


Hanya bisa menatap hampanya langit dari sebuah jalan yang tak berujung


Namun ketika kehadiran seseorang mampu mengubah hidupnya


Ada sebuah angan yang melambung tinggi, ketika dia hadir memberi harapan


Ada sebuah rasa yang terbentuk, ketika perhatian dan kasih dicurahkan


Ada sebuah asa yang tercipta, ketika harap akan kebahagiaan itu datang menghampiri


Meski terkadang seseorang berkata tak berani banyak berharap


Akan arti datangnya harap, perhatian dan angan itu


Mungkin pengalaman masa lalu akan rasa sakit


dari angan dan harap yang terlalu berlebih


yang membuat seseorang belajar banyak


Untuk lebih bisa menahan diri ‘tuk membiarkan segalanya


Mengalir seperti apa adanya…


Namun tak bisa dipungkiri, walau berkata takkan berharap..


Bagaimanapun harap itu telah hadir menyentakkan jiwa


Membangunkan sanubari yang tlah terbaring tak berdaya


Dan rasa pun mulai tlah terbentuk seiringnya waktu dan kebersamaan


Namun bukankah itu hanyalah sebuah dusta ?


Bila berkata airmata takkan menetes kembali


Dan nurani takkan kembali terluka seperti dulu ?


Bila arti hadir seseorang hanyalah sebuah pertemuan sesaat


Yang pada akhirnya harus rela kembali melepaskannya pergi


Mungkin karna ‘tuk kebahagiaannya, takdir atau yang terburuk


Malah kepergiannya hanya karna yang mulai dicintainya menganggap bahwa


hati seseorang bisa dipermainkan seturut kemauannya


Bahkan akibat yang terparah dari itu, hatinya mungkin akan membeku selamanya


Ketika sebuah luka lama dari sebuah hati kembali dilukai….


Dan bila itu terjadi, mungkin meski bibirnya tak berucap tentang rasa sakit


Dan senyum teruntai di bibirnya, mencoba menunjukkan ketegarannya


Memperlihatkan pada dunia bahwa dia baik-baik saja


Namun tanpa disadarinya, jauh di dalam lubuk hatinya


Jiwanya sedang menangis menahan pedihnya luka lama yang tersayat kembali


Karna sesungguhnya tak ada lagi kata-kata yang mampu diucapkannya


Karnanya jangan kau pernah datang dalam kehidupan seseorang yang terluka


Memberinya harapan bila kau tahu harapan itu bukan miliknya


Bila pada akhirnya kau hanya akan menghempaskannya…..


Pada jurang kekecewaan dan keputusasaannya


Serta hanya ‘tuk membuatnya


menemukan bahwa dirinya kembali berada di jalan sama tak bertepi itu.



By: Kn14

1 komentar:

  1. Hidup dan cinta akan melalui sebuah proses...setiap proses akan diibaratkan sebuah warna....baik itu kesedihan, kegembiraan semuanya mempunyai warna warna yang berbeda dan pada akhirnya ketika kita melihat hasilnya akan menjadi sebuah lukisan yang indah karena warna kehidupan yang terlukis semakin bertambah :)...

    BalasHapus